Skip to main content

Perbedaan Illustrator dan Desainer Grafis

Sumber : Glints >

Illustrator dan desainer grafis memiliki sejumlah perbedaan, tapi sayangnya tidak semua orang mengetahuinya.

Apalagi jika kamu sama sekali tidak mengerti dengan dunia desain. Pasti akan menganggap bahwa illustrator dan desain grafis adalah profesi yang sama kan?

Kedua profesi tersebut memang menghasilkan karya visual. Akan tetapi, keduanya memiliki lingkup kerja serta tujuan pembuatan karya yang berbeda.

Jadi, apa saja perbedaan dari illustrator dan desainer grafis?.

image-1630362542114.png

 

 


Perbedaan Hasil Karya

Salah satu perbedaan paling mencolok dari profesi illustrator dan desainer grafis adalah tanggung jawab yang dimilikinya.

Dilansir dari Study.com, baik illustrator atau desain grafis sama-sama dilatih untuk menghasilkan karya seni dengan cara tertentu.

Tanggung jawab desainer grafis adalah

  • bekerja dengan membuat gambar digital seperti yang diinginkan oleh klien atau atasan.
  • Biasanya karya dari seorang desainer grafis digunakan untuk iklan, majalah, atau website. Hasil karyanya pun lebih menonjolkan sisi komersial yang telah ditujukan pada target audiens tertentu.
  • Mereka juga harus mampu untuk membuat karya yang dapat menyatukan gambar dengan teks.

Sedangkan illustrator memiliki tanggung jawab dengan membuat gambar ilustrasi sesuai keinginan klien.

  • Illustrator pada dasarnya adalan seniman yang bekerja untuk pengusaha atau klien. Mereka harus bisa menggambarkan atau mengilustrasikan suatu teks yang tertulis.
  • Hasil karya mereka biasanya juga dipublikasikan untuk beberapa produk komersial.
  • Umumnya karya mereka digunakan untuk sampul buku, majalah, poster atau bahkan menjadi packaging dari produk-produk tertentu.

Tanggung Jawab Pekerjaan

Perbedaan illustrator dan desainer grafis selanjutnya tentunya bisa dilihat dari tanggung jawab pekerjaannya.

Hasil karya dari kedua profesi tersebut memang berbeda. Jadi tentu saja tanggung jawab pekerjaannya pun akan berbeda pula.

1. Tanggung jawab pekerjaan illustrator

Berikut ini beberapa tanggung jawab pekerjaan dari seorang illustrator, antara lain:

  •        Mengembangkan ide untuk proyek baru karya seninya.
  •        Membangun portofolio untuk mempromosikan karya mereka kepada klien.
  •        Membuat karya dengan cara mengilustrasikan tulisan atau brief dari klien.
  •        Menjelaskan cerita dari ilustrasi yang telah dibuat.

Menurut Vector Twist, seorang illustrator juga

  • bisa membuat karya untuk komersial perusahaan misalnya untuk membuat kemasan produk atau artikel majalah.
  • Tugas mereka memang membuat gambar. Namun, karya mereka tidak harus seperti karya desain grafis yang mampu menarik perhatian audiens.
  • Karya dari illustrator digunakan untuk memberikan ilustrasi dan menceritakan pesan.
  • Selain itu, hasil karyanya pasti selalu menonjolkan unsur aesthetic dan cukup berbeda dengan karya desainer grafis.

Dilansir dari 99designs, seorang illustrator memiliki kebebasan yang unik untuk menghidupkan ilustrasi tanpa kata-kata.

  • Namun, mereka masih bisa menyampaikan pesan melalui penceritaan yang jelas. Misalnya saja dari detail ekspresi pada wajah karakter yang bisa membantu untuk membangkitkan emosi orang yang melihatnya.
  • Seorang illustrator biasanya membuat karya dengan cara menggambar langsung menggunakan medium kanvas, kertas, atau medium yang lainnya.
  • Kemudian mereka akan memindainya untuk dijadikan bentuk digital.
  • Ada pula illustrator yang menggambar dengan bentuk langsung digital menggunakan beberapa perangkat seperti tablet dengan stylus.
2. Tanggung jawab pekerjaan desainer grafis

Berikut ini beberapa tanggung jawab pekerjaan dari desainer grafis, antara lain:

  •        Bertemu klien untuk mendengarkan brief yang diberikan oleh mereka.
  •        Memberikan masukan untuk desain yang diinginkan oleh klien.
  •        Memilih warna dan font untuk hasil layout.
  •        Melakukan perubahan jika klien menginginkan adanya revisi.
  •        Memperhatikan kesalahan dalam desain sebelum mengubahnya. 
  •       Selalu up to date dengan beberapa program software untuk desain yang terbaru.

Menurut Design Hill, pekerjaan seorang desainer grafis

  • biasanya hanya terpaku pada komputer untuk membuat desain karya mereka.
  • Mereka juga selalu dituntut untuk membuat desain yang bisa menyampaikan pesan dari klien atau perusahaan kepada target audiens.
  • Hal tersebut bisa dilakukan dengan memilih elemen dari desain warna, tipografi, simbol, gambar, dsb.
  • Hasil karya mereka yang bertujuan untuk komersial harus selalu bisa menarik perhatian banyak orang. Namun, mereka juga harus tetap mematuhi brief yang diberikan oleh klien.

Tempat Bekerja

Perbedaan illustrator dan desainer grafis selanjutnya juga bisa dilihat dari tempatnya bekerja,

Selain hasil karya mereka yang sangat berbeda, rupanya kedua profesi tersebut juga bekerja dalam lingkungan yang cukup berbeda.

  • Umumnya desainer grafis bekerja dalam ruangan kantor atau studio. Jam kerjanya pun bisa berjalan sesuai jam kerja normal.
  • Namun, jika memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dalam deadline padat, maka mereka juga harus mau bekerja lembur.
  • Selain itu, mereka juga harus selalu siap sedia saat klien menginginkan revisi dan memberikan brief yang baru.
  • Desainer grafis umumnya juga harus bekerja sama dengan copywriter dalam membuat karyanya demi konten yang pas dari sisi teks dan gambar.
  • Bagi seorang illustrator tidak harus selalu bekerja di kantor. Biasanya mereka bekerja di studio seni untuk membuat karya-karyanya.
  • Selain itu, saat ini cukup banyak illustrator freelance yang bekerja dari rumah. Lebih santai namun, seorang illustrator juga harus patuh dengan deadline.