Skip to main content

Mockup

Sumber : glints >

Dalam proses desain dan pengembangan produk, mockup adalah visualisasi sebuah konsep desain. 

Dilansir Dari Keenethics , Bentuk mockup Adalah Gambaran pertengahan kesetiaan ataupun high-fidelity Yang menggambarkan pilihan warna desain, tata letak , tipografi , ikonografi , Navigasi visual, Dan keseluruhan XP! Hidup XP Produk Yang didesain.

Keuntungan Mockup

1. Mempermudah pemangku kepentingan

Menurut UXPin , mockup menggunakan gambaran high-fidelity, yaitu rencana desain yang sudah menampilkan informasi rinci dan menunjukkan dengan jelas bagaimana sebuah situs atau aplikasi akan dibuat. 

Oleh karena itu, mockup adalah cara sederhana agar stakeholder dapat dengan mudah melihat dan memahami produk akhir yang akan dibuat.

Pemangku kepentingan juga dapat memberikan masukan dan kritik mengenai desain tersebut sebelum melanjutkan ke proses selanjutnya.

2. Memberi perspektif realistis

Dengan desain mockup , desainer UI dan UX dapat melihat bagaimana semua elemen yang telah dirancang dapat bekerja dengan serealistis mungkin menyerupai produk akhir yang direncanakan.

Masalah yang mungkin timbul ketika produk yang digunakan dapat terlihat dengan desain mockup .

Hal ini sulit diketahui hanya dengan desain di atas kertas seperti pemilihan warna yang kurang padu, kesulitan navigasi, dan lain-lain.

3. Mempermudah perbaikan

Akan lebih mudah bagi para desainer untuk memperbaiki kesalahan atau kekurangan pada desain sebelum dilanjutkan ke tahap coding .

Ketika sudah masuk tahap coding , perbaikan akan lebih rumit.

Pengembang web akan dapat mengerjakan pengkodean untuk desain dengan lebih leluasa jika tahu bahwa desain yang mereka buat kodenya telah benar-benar final

4. Hemat anggaran

Dengan memastikan tidak ada kesalahan lagi saat desain sudah difinalisasi, akan lebih murah dibanding harus memperbaiki desain produksi dan mengulang pengkodean dari jika melakukan proses desain produk tanpa mockup .

Uang yang dihemat berkat perencanaan yang baik ini bisa dimanfaatkan untuk sektor produksi lainnya.

Mengapa Mockup Penting?

1. Perkiraan waktu pengembangan

Mockup adalah tahap penting agar front-end developer tidak kesulitan untuk memperkirakan berapa lama proses pengembangan produk akan berjalan.

Meskipun berupa gambaran statis, tetapi mockup dapat menjelaskan bagian-bagian yang akan didesain untuk bergerak atau menggunakan animasi.

Dibanding langsung masuk ke proses coding , akan lebih cepat jika menggunakan mockup terlebih dahulu sehingga pengembang dapat mengetahui berapa yang dibutuhkan untuk menerjemahkan desain mockup menjadi produk nyata.

2. Pengodean HTML

Para front-end developer membutuhkan mockup untuk mengetahui warna, bentuk, font , serta elemen lain dalam desain yang diinginkan dan menerjemahkannya ke dalam kode.

Tanpa mockup , akan sulit untuk mengetahui itu semua dan proses perancangan akan menjadi lebih lama.

3. Mendatangkan investor

Mockup adalah cara awal agar sebuah rancangan produk dilirik investor .

Tanpa desain mockup yang bagus dan rinci, investor tidak akan tahu seberapa besar potensi situs atau aplikasi yang kamu rencanakan, dan tentu saja akan sulit untuk mewujudkan sebuah proyek tanpa investor dan dana yang cukup.

4. Kenyamanan Pengguna

Situs atau aplikasi buatanmu harus terlihat bagus. Selain itu, pengguna harus bisa menemukan apa yang mereka cari dengan mudah dan bernavigasi tanpa kesulitan. 

Tahap paling mudah untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan keselarasan fitur serta desain yang dirancang adalah mockup , oleh karena itu mockup sangat penting.

Mockup Anatomi

Anatomi mockup Adalah beberapa ASPEK Yang Perlu kamu perhatikan Saat MEMBUAT mockup Sebuah desain UI / UX.

Nah, ini adalah contoh mockup dan bagian-bagiannya.

© Glints

1. Tata letak konten

Pikirkan bagaimana konten yang akan ditampilkan dalam desain mockup , contohnya adalah menimbang antara F-pattern, Z-pattern, card, atau teks.

Selain itu, penting juga untuk merancang ukuran setiap bagian konten pada tampilan antarmuka dan berapa banyak yang ingin ditampilkan di layar pada satu waktu.

2. Kontras

Kontras tampilan antarmuka sebuah situs atau aplikasi penting untuk mendukung kenyamanan pengguna.

Tanpa kontras yang baik, pengguna akan kesulitan membaca teks yang ditampilkan.

Kamu bisa menggunakan alat kontras warna untuk menguji seberapa mudah tulisan atau teks di tampilan situs atau aplikasi dapat dibaca.

3. Warna

Warna bisa memengaruhi perasaan pengguna saat berada di situs atau aplikasimu.

Oleh karena itu, penting untuk benar-benar menghadirkan warna yang tepat untuk produk yang kamu kembangkan agar bisa merepresentasikan suasana yang ingin dibuat.

Menentukan warna dalam proses mockup adalah aspek penting untuk memastikan kenyamanan pengguna.

4. Tipografi

Dengan mockup , kamu bisa bebas mencoba banyak jenis font , beragam ukuran , gaya , spasi , dan lain-lain untuk mendapatkan tampilan yang paling sesuai.

5. Spasi

Space atau ruang kosong yang ada di desain mockup bukan berarti harus diisi. Ruang kosong justru adalah elemen desain yang bagus.

Sebuah desain harus memiliki ruangan kosong untuk memudahkan pengguna membaca konten yang ditampilkan sehingga tidak lelah membaca apa yang ada di tampilan antarmuka.

6. Navigasi

Pengguna harus dapat dengan mudah menjelajahi situs maupun aplikasi yang kamu kembangkan, maka dari itu perancangan navigasi menjadi sangat penting.

Rancang navigasi yang sederhana untuk menjangkau semua orang, padukan warna, tipografi, dan spasi untuk membuat pengguna dapat berinteraksi dengan semua elemen lebih baik.